Tips Mengatasi Pasangan Yang Tiba Tiba Ngambek
Moveondong.com Coba deh sebutkan salah satu masalah klasik dalam pacaran! Hal yang paling pertama terlintas di pikiranmu mungkin adalah kita melakukan kesalahan lalu pasangan kita yang marah-marah berlebihan, atau justru diam seribu bahasa.
Masalah pacar yang tiba-tiba ngambek mungkin sering memaksa kita bertanya: “Kenapa?” “Apa yang salah?” “Aku barusan ngomong apa ya?”
Ketika kamu tanya apa masalahnya, eh, mereka malah makin ganas! Kalau kamu gak sabaran, pertengkaran yang sebenarnya mudah dihindari bisa jadi arena pertarungan besar.
yuk baca tips cintanya, mudah-mudahan si cinta ga ngambek lagi...
Tentu hal ini yang sangat penting sebelum kamu membuat si dia kembali membaik lagi. coba cari tahu pelan pelan dengan mengingat kembali apa yang sudah terjadi beberapa waktu belakang. ingat hari dan tanggal penting atau janji janji yang pernah dibuat. siapa tahu memang kita yang lupa terhadap moment penting tersebut
Minta maaf dengan setulus-tulusnya dan kemudian ajaklah si dia untuk sedikit bercanda. Apabila dia hanya cuek, kamu jangan menyerah.
Masalah pacar yang tiba-tiba ngambek mungkin sering memaksa kita bertanya: “Kenapa?” “Apa yang salah?” “Aku barusan ngomong apa ya?”
Ketika kamu tanya apa masalahnya, eh, mereka malah makin ganas! Kalau kamu gak sabaran, pertengkaran yang sebenarnya mudah dihindari bisa jadi arena pertarungan besar.
yuk baca tips cintanya, mudah-mudahan si cinta ga ngambek lagi...
1. Kamu harus tahu alasan si dia kenapa dia Ngambek.
Tentu hal ini yang sangat penting sebelum kamu membuat si dia kembali membaik lagi. coba cari tahu pelan pelan dengan mengingat kembali apa yang sudah terjadi beberapa waktu belakang. ingat hari dan tanggal penting atau janji janji yang pernah dibuat. siapa tahu memang kita yang lupa terhadap moment penting tersebut
2. Tetap tenang dan terima teriakan dan marahnya
Apabila si dia marah-marah di depan kamu, kamu harus terima hal itu. Biarkan saja dulu sampai amarahnya reda. Jangan pernah kamu membantahnya, karena hal itu akan memperburuk keadaan.3. Bersikap lunak dan segera meminta maaf.
Bila dia sudah membaik, coba untuk berbicara dengan si dia, tapi ingat jangan pernah nyolot seakan kamu tidak pernah berbuat salah. Tapi akui saja apabila itu adalah kesalahan kamu.Minta maaf dengan setulus-tulusnya dan kemudian ajaklah si dia untuk sedikit bercanda. Apabila dia hanya cuek, kamu jangan menyerah.